"But perhaps you hate a thing and it is good for you; and perhaps you love a thing and it is bad for you. And Allah Knows, while you know not." (Al-Baqarah 2:216)

V.V.I.P

Translate

Tuesday, March 1, 2011

Cita-citanya mahu jadi si Puteh!

Teringat sewaktu aku mengikuti Program Khidmat Masyarakat di perkampungan orang asli, Post Brooke, Gua Musang.  

Saat dikelilingi oleh anak-anak orang asli, aku bertanya kepada mereka,

"Dah besar nanti adik nak jadi apa?"

Aku membayang-kan jawapan mereka adalah menjadi guru, kerana hidup mereka cuma sekolah dan rumah.  Tetapi aku terkejut, saat salah seorang daripada mereka menjawab,

"Nak jadi macam kakak....putih"

Terdiam.  Lucu, sedih bercampur baur.  Bila pulak aku ni putih?  Akal ligat memikirkan satu jawapan buat mereka.

"Kalau nak jadi macam kakak, adik kene belajar rajin-rajin.  Biar pandai"

Sebak.










Sunday, February 6, 2011

Si Tua dan Beca

Pada persimpangan itu
Di mana aku berhenti dan terlihat
Seorang tua dengan becanya
Tangan kemas memegang
Kaki gagah menongkat

Saat semua motokar laju menghambat
Si tua terkial-kial mengayuh beca-nya
Memaksa urat-urat tua menekan pedal
Supaya tiada tertinggal
Tiada menyusahkan yang lain

Agaknya bagaimana hidupnya hari ini
Keluar mencari rezeki pada fajar menjelma
Dan kembali pulang setelah fajar menyising
Berapa duitkah si tua bawa pulang
Demi berapa mulutkah yang perlu bersuap?

Dan aku yang masih di persimpangan
Sedang enak mendengar lagu
Juga mendinginkan tubuh
Di dalam sebuah kotak yang dinamakan kereta

Sedangkan si tua itu sedang berpanas
Entah berapa keringat yang telah dia tumpahkan
Demi sesuap nasi anak-anak dan isteri

Aku tiada daya membantu
Selain doa supaya si tua selamat tiba di rumah
Merasa sejuk dada tatkala isteri menyambutnya pulang
Merasa bahagia bila anak-anak tidur kekenyangan

Semoga sahaja akan ada lagi pagi esok
Untuk si tua dan becanya mencari rezeki
Semoga sahaja panas mentari
Menambahkan keberkatan rezeki si tua.



p/s: melihatkan si tua itu, membuatkan penulis terkenangkan arwah datuknya yang telah lama pulang ke Rahmatullah.  Al-Fatihah.







Thursday, February 3, 2011

Langkah tiada bertatih

Kanan dan kiri
Coba memula langkah
Hati-hati, perlahan-lahan
Bukan tiada berbunyi
Tetapi beringat sentiasa

Ini bukanlah masa bertatih
Pada jalan yang telah lama berlopak
Basah dan licin
Tiada siapa tahu di mana penghujungnya

Panas atau hujan
Langkah itu tiada berhenti
Terkadang tersadung
Pada batas-batas yang menghalang

Itukan cuma sedikit
Tiada terkesan apa
Tiada...

Monday, July 26, 2010

Mengapa Wanita Menangis?



Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya "Mengapa ibu menangis?"

"Kerana aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.

"Aku tidak mengerti", kata anak itu.

Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah mengerti"

Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"

"Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu
mengapa wanita menangis.

Akhirnya ia bertanya kepada Tuhan, dan ia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"

Allah berfirman:

"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan "

"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya "

"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh "

"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya "

"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya "

"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu"

"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan dan ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan."

"Kau tahu; kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya."

"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itulah pintu hatinya.. Tempat dimana cinta itu ada."


Pemilik Senyuman Yang Manis

Siapakah orang yang manis senyumannya? 

 

Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah
lalu dia berkata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." 

 

Lalu berkata,"Ya Rabbi Aku redha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.

 

InsyaAllah.

e-n-d


Tuesday, June 15, 2010

A World Without You



Filled with an eternity of emptiness
Isolated in a world unknown

A world where I am alone
A world where I am lost
A world where I am no stranger to sadness
A world where I am haunted by the past

You told me everything
You went through so much for me
And I for you...

But there is something a cannot see
How could this end so simply
It was like all those nights had faded away
and left you with no memory of them
But for me those memories stayed
and those are what caused me to go insane

A world without you is no world at all
I'd do anything to hear your voice again
I'd get a motorcycle or from a cliff I'd fall
But those illusions weren't real
He wasn't there

I needed him and that's all I'd feel...
I cried for you
I almost died for you
I risked my life every time I'd see you
I hoped and wished that you'd return
but you never came back for me....

When I'm Gone

 
 
You can see me now but when im gone you wont care
i’ll be in a better place
not worrying what would happen next in my life
you can't stop me because this is where i wanna go.


I wanna be free
i wanna stop feeling pain in this life
my heart is beating now but not for long
i wanna go to where god wants me to go in life not where
they wanna take me.


Im going to live for as long as i want
cause death is all i ask for tonight
weather i may regret this some time in life but being
in a place where i wanna be and dieing for someone i love
is what i want and thats what i wanna choose
but when im gone you wont care where i end up in but i will pray
for you and try to help you.


As long as i get what i want 

Sunday, June 13, 2010

The Sun




I was in the dark alone
The pain was unbearable
I had no will to live
A lifeless zombie in the shadows


But I found the Sun
He was bright and beautiful
He brought me out of the shadows
Though the hole in my heart never left


He was my best friend and
I loved him, and he loved
Me back, I didn’t deserve his
Love, for my heart wanted another


But it hurt to think about him
Even hear his name, each hit
Deepened the hole in my heart
He realized how it hurt me to hear his name


He wanted to take the pain away
He wanted me to move on
He wanted me to be his
He wanted to be mine


I wanted to be with him too
But I just couldn’t, if I
Did I might forget who I once
Loved, and I couldn’t take that chance


I was still in the dark, alone

Sunday, June 6, 2010

Kalau Kita Tak Ada Kasut, Ada Yang Tak Punya Kaki!


Setiap daripada kita pasti pernah dan akan melalui saat-saat sukar dalam hidup kita.  Sebenarnya ianya bukanlah apa sangat.  Tetapi entah kenapa di saat-saat kita menghadapi kesukaran itu, kita tidak pernah mengukurnya dengan kegembiraan yang pernah kita lalui.  Kita asyik mengeluh, dan rasa susah setiap masa walhal telah terlalu banyak kesenangan dan kegembiraan yang telah kita rasa sebelum ini.  Kesedihan atau kesukaran sekarang hanyalah secebis kudis dalam kehidupan kita.

“Hari-hari makan nasi berlaukkan ayam goreng”
Ingatlah ada yang cuma makan nasi kosong...

“Teringin nak pakai branded cam orang lain tapi tak mampu”
Ingatlah ada yang cuma mengutip baju yang orang lain tak pakai.

“Kenapalah aku hidup sendirian tak berteman seperti yang lain?”
Anda lupakah saat anda pernah berteman suatu ketika dulu, ada anda fikirkan orang lain ketika itu? Atau anda cuma melayan dunia anda berdua sahaja?

Hidup inikan ibarat roda, jika anda rasa susah pujuklah diri anda semua ini sekejap sahaja.  Akan ada hari esok, akan ada sinar, akan ada pelangi...  seperti yang pernah saya sebutkan sebelum ini, bersedihlah pada kadar yang sepatutnya.

Pagi ini saya terbaca rencana hasil karya Jehan Miskin (rujuk Pancaindera, 6 Jun 2010 ms 7) tentang pengalamannya di Pakistan.  Dia terkejut apabila dia membuang botol air mineral ke tanah, seorang budak si situ telah memungut botol itu dan meminum baki air tersebut sehingga titisan terakhir, juga penduduk di situ berebut-rebut apabila Jehan dan Fazura membahagikan roti.  Betapa kebulurnya mereka.

Begitu juga pengalaman Jehan ketika menyertai rombongan Kembara Mingguan Malaysia, bagaimana kanak-kanak yang kurang upaya bersungguh-sungguh membuat persembahan untuk tetamu yang datang.  Tentang seorang ibu buta berbangsa India dan seorang anaknya yang cuma tinggal di dalam rumah sebesar bilik tidur kerana rumah asalnya telah dibakar oleh samseng yang telah memancung anak lelakinya.

Anda?  Sibuk bersedih dek kerana cinta yang telah musnah.  Semua itu bukanlah apa-apa.  Kisah cinta saya juga tragis tetapi saya cepat bangun kerana saya berpegang pada prinsip “Andai rebah sekalipun, janganlah terus terduduk”.

Setiap apa yang kita lalui adalah pengalaman untuk mendewasakan fikiran.  Anggap sahajalah semua ini rencah kehidupan, atau satu peluang untuk kita membaiki kehidupan.  Kalau kita fikir kita tak ada kasut, ada yang tak punya kaki pun....

Bangkitlah...